Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya, Ikatlah Dengan Menge-Blog-kannya

Selamat Datang di Rumah Saya. Rumah inspirasi bagi saya dan anda Tentunya

DOWNLOAD DI SINI

Assalamualaikum. Selamat datang di rumah saya, rumah inspirasi bagi saya dan anda tentunya. Sebagai pembuka silahkan download kumpulan Artikel Pengembangan diri yang sangat Power Full. silahkan Download D I S I N I atau bisa juga D I S I N I. Jika link eror hubungi saya di : tohazakaria@yahoo.co.id

Archive for December, 2007

DOA ONLINE

Written by TOHA on Dec 31st, 2007 | Filed under: Curhat

Hari ini tgl 31 desember 2007 adalah hari terakhir di penghujung tahun ini. Banyak diantara kita sudah familiar dengan kegiatan kebanyakan orang dalam menyambut tahun baru. Sore ini kebetulan aku masuk kerja. Hanya ada 3 nafas kehidupan yang hadir di gedung tempat kerjaku. Aku, security dan satu lagi temanku cowok. Sore ini sehabis sholat ashar aku mencari berita seputar penyambutan tahun baru di internet. Ada yang sudah menyiapkan pesta kembang api senilai ratusan juta rupiah. Pikir saya “duit kok di bakar”. Ada yang mengadakan do’a bersama, tak terkecuali presiden RI, SBY. Ada yang bakar – bakar (more…)


TIDAK MISKIN ITU MUDAH

Written by TOHA on Dec 18th, 2007 | Filed under: Inspirasi Pribadi

Banyak Membaca Banyak Tahu
Biasanya Orang Yang Tidak Banyak Membaca adalah Orang Yang Tidak Banyak Tahu
Tidak Banyak Tahu Identik Dengan Kebodohan

Dan Kebodohan Sangat Dekat Dengan Kemiskinan.

Tentu anda familiar dengan kalimat di atas. Kalimat sederhana diatas merupakan salah satu rumus kemiskinan dan solusinya. Dari kalimat pembuka tersebut, terdapat 2 jenis sifat, yaitu : banyak membaca dan tidak banyak membaca. Suka membaca dan malas membaca. Dan dari dua sifat tersebut ada konsekuensi atau akibat yang timbul, yaitu kaya dan miskin. Anda termasuk tipe yang mana? Apakah anda tipe yang suka membaca? Apakah setiap bulan anda menginvestasikan uang anda untuk membeli media bacaan? Atau mungkin anda adalah tipe yang kurang begitu hoby dalam membaca?. Jawaban – jawabn anda adalah gambaran kondisi anda saat ini.

1. Banyak Membaca banyak Tahu.
Kalimat pertama mengajarkan pada kita bahwa untuk banyak tahu, salah satu cara yang efektif dan murah yang bisa di gunakan adalah dengan banyak membaca. Tentu sulit bagi kita untuk megenali dan tahu pemikiran – pemikiran orang lain dengan berinteraksi langsung dengan mereka. Betapa banyak orang – orang yang mempunyai pemikiran bagus, ide cemerlang, tetapi ada jarak puluhan bahkan ribuan kilo yang memisahkan kita. Tentu akan sulit jika tidak ada media perantara. Sebagai contoh : saya memang tidak pernah ketemu –apalagi ngobrol- dengan pak adi gunawan, tetapi lewat buku – buku beliau, lewat website beliau, saya mampu memperoleh pemikiran – permikiran beliau yang sangat bermanfat. Jadi tidak ada alasan lagi jika ingin banyak tahu.

2. Biasanya orang yang tidak banyak membaca adalah orang yang tidak banyak tahu.
Saya pernah membandingkan diri saya sendiri dengan teman kerja tentang kalimat kedua ini. Teman saya pergi kerja pagi dan pulang malam begitulah kesehariannya. Tanpa ada aktifitas membaca sedikitpun. Dengan kata lain dia tidak akan tahu apa yang sedang terjadi di dunia luar, kecuali sekedar buah bibir dari teman kerja. Bisa anda bayangkan betapa banyak sekali aspek kehidupan yang sedang berjalan yang ia tidak ketahui. Tentu akan sangat berbeda dengan orang yang setiap harinya menyempatkan diri untuk membaca buku, buka internet, atau dari hal yang mudah, yaitu menonton tv. Orang yang pertama masuk golongan “orang yang tidak banyak tahu”. Orang yang kedua masuk golongan “orang yang banyak tahu” karena dia memang membiasakan mencari informasi atau hal – hal baru. Sifat tidak banyak membaca berawal dari sifat malas membaca. Sifat malas membaca berawal dari sifat tidak suka membaca. Maka biasakanlah diri anda untuk suka terlebih dahulu.

3. Tidak banyak tahu identik dengan kebodohan
Seseorang di sebut bodoh, jika dia tidak paham atau tidak mengetahui banyak hal. Atau dengan kata lain, hal yang dia ketahui hanya minim, tidak banyak.

4. Dan kebodohan sangat dekat dengan kemiskinan
Tidak ada orang kaya yang bodoh. Dia bisa kaya karena banyak hal yang ia kuasai, yang ia ketahui. Kalaupun ada orang kaya yang bodoh, maka kekayaanya pasti tidak akan bertahan lama. Artinya dia akan miskin lagi. Karena tidak masuk Kriteria orang kaya, yaitu : pintar atau banyak tahu.
Jadi jika anda mengingkan menjadi kaya, maka jadikanlah diri anda, diri yang banyak tahu. Banyak tahu bisa di dapat dengan cara yang sangat mudah. Yaitu banyak membaca.
Salam Berkelimpahan
Toha Zakaria


NIKMAT MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN?

Written by TOHA on Dec 8th, 2007 | Filed under: Inspirasi Pribadi

Sebagai manusia yang masih menjalani kehidupan pasti pernah mengeluhkan diri sendiri yang kurang ideal, tidak bisa mencapai target, tidak seperti orang lain atau sebab – sebab yang lain. Dan memang hal demikian adalah wajar. Dan jika anda menginginkan tidak mengeluh sama sekali. Sama saja anda menginginkan petualangan anda di kehidupan ini berakhir. Bahkan orang gila pun yang mungkin kelihatannya enjoy – enjoy saja, tetap punya rasa yang namanya “mengeluh”. Atau mungkin seorang Bil Gates, yang terkenal sebagaia orang terkaya di dunia, pasti punya rasa mengeluh. Akan tetapi jika kita terlalu banyak mengeluh, apalagi jika mengeluh tersebut sering di publikasikan, sering pertontonkan ke orang banyak, maka bersiaplah untuk menerima kondisi, situasi dan potensi yang akan membuat anda terus mengeluh bahkan semakin mengeluh. Yang tentunya akan menjadikan anda semakin yakin terhadap kemampuan anda. Dan terbentuklah keyakinan – keyakinan baru yang negative. Seperti misalkan : “ah, saya memang tidak pantas untuk kaya, Saya memang orang yang bodoh, Saya memang sudah di takdirkan tidak bisa kuliah keluar kota”, dan keyakinan – keyakinan negatif lainnya.

Tapi tahukah anda, bahwa anda sesungguhnya makhluk yang luar biasa. Anda punya perasaan, pikiran yang luar biasa. Pernahkah anda merenungkan bahwa pikiran dan perasaan anda adalah anugrah yang luar biasa yang diberikan oleh Allah pada anda. Pernahkah anda merenungkan, ketika anda baru dilahirkan apakah perasaan dan pikiran anda seperti sekarang ini?. apa jadinya jika perasaan dan pikiran anda mati? atau tidak bisa merespon apapun yang terjadi di luar tubuh anda?. Pernahkah anda memikirkan atau merenungkan, mengapa anda bisa berpikir?. Seberapapun besar masalah yang menimpa anda, seberapapun peliknya persoalan yang anda hadapi, pikiran dan perasaan anda selalu ada untuk anda. Setiap hari ada ratusan lebih kegiatan yang tidak menuntut anda untuk berpikir lagi. Tetapi sudah menjadai sesuatu yang otomatis. Misalkan : setiap bangun pagi anda tidak perlu mengingat ulang siapa diri anda, siapa nama anda, siapa keluarga anda. semua serba otomatis. setiap mau berangkat kerja anda tidak perlu menyadarkan diri anda untuk mandi pagi. Ketika anda selesai buang hajat, anda langsung menyiram hajat yang anda telah keluarkan, dan membersihkan sisa – sisanya yang ada di tubuh anda, anda tidak perlu berpikir lagi “selesai buang hajat, terus ngapain ya?, apa langsung pake celana?, atau langsung nylonong ke dapur, makan?”. Lagi, ketika anda ke kantor naik sepeda atau mengendarai mobil mungkin, pikiran anda tidak di tuntut selalu konsentrasi untuk memikirkan “apa yang harus dilakukan setalah genjotan pertama, genjotan kedua dan seterusnya”. Jadi….. betapa luar biasanya anda. maka banyak - banyaklah bersyukur dengan apa yang anda miliki. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Salam Hangat Penuh Berkah
Toha Zakaria