Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya, Ikatlah Dengan Menge-Blog-kannya

Selamat Datang di Rumah Saya. Rumah inspirasi bagi saya dan anda Tentunya

DOWNLOAD DI SINI

Assalamualaikum. Selamat datang di rumah saya, rumah inspirasi bagi saya dan anda tentunya. Sebagai pembuka silahkan download kumpulan Artikel Pengembangan diri yang sangat Power Full. silahkan Download D I S I N I atau bisa juga D I S I N I. Jika link eror hubungi saya di : tohazakaria@yahoo.co.id

Archive for July, 2008

MEMAKNAI KEINGINAN DAN TUJUAN

Written by TOHA on Jul 31st, 2008 | Filed under: Inspirasi Pribadi

Saudaraku, setiap kita tentu punya keinginan dan tujuan. dan tentunya keinginan kita tidaklah sama dengan keinginan orang lain. Walau bisa jadi punya makna yang sama. Seperti manusia yang diciptakan bermilyar – milyar dalam rupa yang berbeda, tetapi hakekatnya sama dalam tujuan sang pencipta, yaitu mengabdi. Dengan keinginan kita yang bermacam – macam dan setiap saat berubah – ubah, tentunya alangkah baiknya jika kita sebagai bos dari keinginan tersebut mengetahui makna sebenarnya dari setiap keinginan dan tujuan kita. Dengan mengetahui hakekat keinginan dan tujuan kita, akan mempermudah dalam mengontrol setiap keinginan – keinginan kita yang luar biasa banyak, dan kita akan bisa memilah dan memilih mana – mana keinginan yang benar benar personal dan bermakna, sesuai dengan tujuan dan hakekat hidup Karena tidak semua keinginan kita berujung pada kebaikan. Mungkin cerita di bawah ini bisa memberikan pencerahan dan inspirasi terhadap kita dalam menyikapi setiap keinginan dan tujuan dalam kehidupan.

Seorang pengusaha amerika sedang berdiri di dermaga di sebuah desa pantai di meksiko ketika sebuah perahu kecil yang hanya memuat seorang nelayan berlabuh. Dalam perahu terdapat beberapa ikan tuna sirip kuning. Orang amerika itu memuji si nelayan meksiko atas kualitas ikannya dan bertanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangkapnya.

Nelayan meksiko itu menjawab, “hanya sebentar.”

Selanjutnya, orang amerika itu bertanya mengapa dia tidak tinggal di laut lebih lama agar dapat menangkap ikan lebih banyak. Nelayan meksiko itu menjawab yang dibawanya sudah cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya saat ini.

Lalu, orang amerika itu bertanya, “tetapi, apa yang anda lakukan dengan waktu anda selebihnya?”

Nelayan meksiko itu berkata, “saya tidur larut, memancing sebentar, bermain dengan anak – anak saya, tidur siang bersama istri saya, maria, berjalan – jalan ke desa setiap malam untuk menyesap anggur dan bermain gitar bersama kawan – kawan saya, saya mempunyai kehidupan yang lengkap dan sibuk, Senor.”

Orang amerika itu mencemooh, “saya seorang MBA lulusan Harvard dan dapat menolong anda. Anda semestinya menggunakan waktu lebih banyak untuk menangkap ikan. Dengan keuntungan dari situ, anda dapat membeli perahu yang lebih besar. Dari hasil perahu yang lebih besar, anda dapat membeli beberapa perahu lagi. Pada akhirnya anda dapat memiliki armada perahu nelayan. Bukannya mejual tangkapan kepada tengkulak, anda dapat menjual langsung pada pabrik pengolah ikan, dan akhirnya, anda bisa membuka usaha pengalengan sendiri. Anda akan mengontrol produk, pemrosesan, dan distribusi. Nantinya, anda harus meninggalkan desa pantai yang kecil ini dan pindah ke kota meksiko, lalu ke los angeles, dan akhirnya ke new york, dan anda akan menjalankan persahaan anda sendiri yang semakin berkembang.”

Nelayan meksiko itu bertanya, “tetapi senor, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ini?
orang amerika itu menjawab, “lima belas sampai duapuluh lima tahun.”

“tetapi, kemudian setelah itu apa, senor?’

Orang amerika itu tertawa dan berkata bahwa itulah bagian yang paling baik. “jika waktunya sudah tepat, anda akan menjual saham perusahaan kepada masyarakat dan menjadi sangat kaya. Anda akan menghasilkan uang berjuta – juta.”

“Berjuta – juta, Senor? Lalu untuk apa?

Orang amerika itu berkata, “lalu, anda akan pensiun. Pindah ke kota pantai kecil supaya anda bisa tidur larut, memancing sedikit, bermain dengan anak – anak, menikmati tidur siang bersama istri, berjalan – jalan ke desa di malam hari dan menyesap anggur serta bermain gitar bersama kawan – kawan”

Saudaraku, silahkan simpulkan dan ambil pelajaran dari cerita di atas.

Salam Berkelimpahan.

Toha zakaria


SEANDAINYA, SEUMPAMANE

Written by TOHA on Jul 22nd, 2008 | Filed under: Inspirasi Pribadi

Tiba – tiba tanpa alasan yang jelas seseorang memberiku IPOD baru, halall, Aple 80 Giga.

Maka apa yang akan saya lakukan..?

Emm….mmm….mmmm???????

Akan saya pake sendiri : ” wahhhhh… Ipod aple 80 giga??? Bisa nyimpen foto, mutar video, bisa nyimpen sampe 20ribu lagu. Keren banget, memang ini yang kutunggu. Bisa nambah PD (bukan Partai demokrat lho) kalo dibawa mejeng”

Akan saya jual : “dijual ajalah laku 1,5 juta ato 2 juta kan lumayan, bisa untuk berbuat banyak dan bisa banyak berbuat. Lagian ngapain ga dijual, kamukan udah punya yang 1 giga”.

Akan saya pake sendiri : “ngapain dijual, mendingan dipake sendiri aja. Gaya hidup man. Yang 1 giga jual aja ke orang lain”

Akan saya jual : “Mo buat apaan 80 giga? Komputermu aja hardisknya Cuma 40 giga. Mo buat hardisk Exsternal?. 1 giga aja yang kamu punya cukup kok untuk dengerin audio book sampe telinga capek, jadi mendingan di jual”

Ahhhhhh…. Seandainya saja.

Seandainya Laptop atau mungkin yang lebih baik…………….

Seandainya Uang 100 Juta atau mungkin yang lebih baik ………………

Seandainya Rumah Mewah………………..

Apa yang akan saya lakukan ya????

Ahhhhhh…. Seandainya.

Apa yang saya tulis diatas bukan sebuah lamunan atau khayalan saja. Saya terinpirasi dari salah satu Blog NLP (Neuro Linguistic Programming) yang mencoba membangkitkan keyakinan bawah sadar. Dalam ilmu NLP ada istilah Quantum NLP, apabila suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di dunia ini Bersifat “mungkin Terjadi” kepada diri kita, maka kitalah yang seringkali membuatnya menjadi tidak mungkin dengan cara membutakan mata, menulikan telinga, mengabaikan rasa dan menafikkan dalam pikiran kita bahwa hal itu bisa terjadi. Akibatnya? Peluang itu menjadi hilang. Bisa di artikan juga “siapa tahu lho benar – benar terjadi kejadian…..” apa salahnya membuka diri terhadap kemungkinan baik yang terjadi pada diri kita. Jadi tidak ada salahnya membuka kemungkinan pintu keyakinan di bawah sadar Anda bahwa apapun mungkin terjadi…

Salam Berkelimpahan
Toha Zakaria