Written by TOHA on Mar 25th, 2009 | Filed under:
Inspirasi Pribadi
Minggu ini sungguh menjadi minggu keberuntungan saya. Apakah saya baru dapat hadiah mewah? Oh.. bukan. Atau baru dapat undian berhadiah? Juga bukan. Kadang kita menilai keberuntungan hanya dari sisi mendapatkan sesuatu (positif) dan mengesampingkan keberuntungan dari sisi terhindar dari sesuatu (yang negatif). ada tiga kejadian yang rentang waktunya berdekatan yang membuat saya layak di beri label “Si Untung”
Kejadian pertama terjadi sewaktu saya naik bus Agra dari Cikarang menuju Uki. Sore itu saya mau ke harco mangga dua untuk mengambil komputer. Seperti biasa pengamen menemani setiap perjalanan bus kota. Kebetulan penumpang lagi sepi dan saya memillih duduk di belakang. Sambil melepas lelah sepulang dari kantor tanpa terasa saya hampir tertidur. Saya tersadar kembali ketika bus sedang melaju di jalan Tol si pengamen menghampiri saya untuk minta ongkos (ongkos ngamen maksudnya
). Pengamen tersebut mendekatkan topi ke samping celana saya. topi tersebut dia pakai untuk menaruh ongkos ngamen. Beberapa detik setelah memberi ongkos tiba – tiba saya tersadar, HP saya di bawa si pengamen. Baru 1 langkah si pengamen melangkah, tangannya langsung saya pegang. Dan benar saja, HP saya ada di genggamannya. Langsung saja HP tesebut saya rebut. Ketahuan usahanya gagal pengamen tersebut hanya cengar – cengir. Penumpang lain tidak ada yang tahu kejadian tersebut. saya pun enggan meneriaki jambret diakarenakan pengamen tersebut tidak sendirian melainkan bersama 2 orang temannya. Pikir saya “ah.. yang penting HP saya aman” Ah…Alhamdulillah saya beruntung.
Kejadian kedua, dua hari setelah kejadian pertama. Siang waktu istirahat saya pergi ke ATM untuk kperluan transfer. Beberapa meter keluar dari ATM tiba – tiba dari arah belakang ada yang memanggil ke arah saya. “pak kartunya masih ketinggalan” saya pun kaget bukan kepalang. Dan setelah saya cek memang benar kartu ATM masih ada di mesin ATM yang masih dalam keadaan On. artinya bisa saja orang tadi menyedot semua uang saya tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Bisa – bisa “puluhan juta” hilang tak berbekas. Ah.. Alhamdulillah saya beruntung lagi.
Kejadian ketiga mirip kejadian pertama namun dalam skala yang lebih kecil. Sewaktu beli bakso yang harganya 5000 , saya memberi ke penjualnya 20 ribuan. Setahu saya yang saya kasihkan ke abangnya adalah uang 5 ribuan sehingga saya langsung cabut tanpa menunggu lagi. Baru beberapa meter melangkah abang bakso yang baik hati memanggil saya dan memberi tahu saya kalau uang kembaliannya belum diambil. Ah.. Alhamdulillah saya memang benar – benar orang yang beruntung.
Seandainya peristiwa yang berlangsung beruntun tersebut berakhir sebaliknya, HP hilang, uang di ATM habis, dan uang 15 ribu hilang, bisa jadi saya akan memberi gelar diri saya sebagai diri yang sial. Tetapi karena yang berlangsung adalah keberuntungan, maka saya berhak memberi gelar sebagai orang yang beruntung.
Apakah kejadian di atas hanya kebetulan? Tidak ada yang kebetulan. Suatu akibat yang spesifik pasti ada sebab yang spesifik pula. Bahkan gugurnya sehelai daun bukanlah proses yang kebetulan. Ketiga kejadian tersebut mengingatkan saya pada artikel yang pernah saya posting yang berjudul “PRINSIP”. Bagi yang belum pernah baca silahkan baca artikel tersebut. mungkin ada hubungan ketiga pengalaman saya diatas dengan artikel tersebut.
Semoga keberuntungan di atas memancing keberuntungan – keberuntungan yang lain. Dan semakin membuat saya yakin bahwa saya adalah Pribadi yang selalu beruntung. Dan pribadi yang pandai bersyukur.
Salam Penuh Berkah
Toha Zakaria
Written by TOHA on Mar 10th, 2009 | Filed under:
Berita

Tanggal 13 – 15 maret besok di JITEC (Jakarta International Event & Convention Center) Mangga Dua Square akan ada Seminar Gratis yang sangat luar biasa. Siapa pembicaranya? Pembicaranya adalah Tung Desem Waringin. Pak Tung merupakan salah satu motivator favorit saya. Mendengarkan beliau ngomong seperti tak pernah ada rasa bosan. Selain dari seminarnya, suara pak tung biasa saya dengarkan lewat Audio book di MP3 Player dan juga lewat radio Smart FM Setiap hari rabu jam 17.00 Wib. Bagi anda yang peduli dengan kualitas hidup anda, harus mengikuti seminar ini. Di seminar ini kita akan belajar :
1. Bagaimana bisa bertahan dan tumbuh semakin Kaya dalam krisis ekonomi.
2. Merubah MONEY BLUEPRINT.
3. Bagaimana UANG MENGEJAR KITA (bukan kita mengejar uang).
4. Bagaimana cara orang kaya mengumpulkan uang RIBUAN KALI dibanding orang biasa dalam waktu yang sama.
5. Bagaimana punya PETERNAKAN UANG.
6. Bagaimana memulai usaha TANPA MODAL
7. Bagaimana memulai usaha dengan kemungkinan berhasil 98 %.
8. Finansial rontgen untuk kesehatan keuangan anda.
Apakah seminar ini benar – benar gratis? Tidak!. Seminar ini berbandrol 100 ribu US$, eh salah 100 ribu rupiah. Caranya, anda beli dulu bukunya pak Tung yang berjudul “Marketing Revolution”, dengan beli buku tersebut anda berhak mendapat 2 tiket seminar. Kemudian silahkan validasi tiket tersebut dengan membayar 100 ribu yang kata pak Tung hanya untuk pengganti modul seminar. Murah bukan! Seminar 3 hari hanya seharga 100 ribu rupiah. Kalo menurut saya pribadi harga seminar yang hanya 100 ribu rupiah adalah harga yang sangat gratis..tis..tis.
Sebenarnya tanpa beli buku tetap bisa menghadiri seminar tersebut. soalnya saya pernah dapat bocoran dari pak Tung waktu beliau mengisi acara di Radio Smart FM beberapa minggu lalu. Pak Tung mengatakan kalau sebenarnya kita bisa ikut seminar beliau dengan bayar 100 ribu di tempat seminar dan tanpa beli buku. Cukup datang di Hari H kemudian bayar 100 ribu untuk Administrasi + Workbook + Makan siang (kalo yang terakhir tidak termasuk ? ) maka kita sudah bisa mengikuti seminarnya. Tapi ada resikonya, jika tempat sudah penuh dari pendaftar hari – hari sebelumnya, maka panitia berhak menutup pendaftaran
Mengapa saya sangat merekomendasikan seminar ini? Apakah saya sudah pernah mengikuti seminar ini?. Jawabannya : saya sudah pernah mengikuti seminarnya pak tung yang lain (bukan seminar seminar Financial Revolution) Sehingga saya tahu betul kualitas seorang Tung Desem Waringin, dan berani menjamin setiap seminar yang dibawakan beliau pasti seminar yang punya nilai tinggi. Saya jamin deh anda pasti ketagihan menyongsong seminar di hari ke 2. Tidak percaya? Mau bukti ?. Awal Desember 2008 di tempat yang sama pak Tung juga mengadakan seminar Financial Revolution. Waktu itu saya tidak bisa hadir dikarenakan pekerjaan yang tidak bisa di ajak kompromi. Akhirnya saya pun melimpahkan ke Kakak saya & teman kerjanya (2 tiket 200 ribu saya yang bayar). Dan ternyata kakak saya mau mengikuti seminar tersebut. padahal beliau sama sekali belum kenal siapa itu Tung Desem Warinign. Sebelum berangkat ke seminar saya mengatakan kepada kakak saya “selama 3 hari saya jamin ga bakalan bosen, kalo di hari pertama sudah bosen, hari ke-2 dan ke-3 ga usah dilanjutin” dan benar saja, sepulang seminar di hari pertama kakak saya begitu semangat mereview seminar yang diikutinya. Dan di hari ke-2 waktu mau berangkat anak kakak saya bertanya pada bapaknya “Abi (bapak) mau kemana?” kakak saya dengan penuh semangat menjawab “mau menuntut ilmu sayang”. Padahal kakak saya ini hampir tidak pernah bersentuhan dengan seminar – seminar umum. apalagi pembicaranya belum dia kenal. Untuk lebih jelas silahkan buka www.dahsyat.com.
Salam Penuh Berkah.
Toha Zakaria