Di awal menikah, Aku yang belum begitu mengenal sosok istri, karena sebelumnya memang tidak saling mengenal, mencoba berusaha menarik perhatiannya dan juga sebagai upaya untuk menumbuhkan cinta. Upaya yang kulakukan seperti mengambil alih tugas mencuci pakaian. Dan ternyata hasil cucianku tak kalah bersih dengan istriku. Juga membantu memasak, tepatnya menggantikannya memasak. Karena memang untuk urusan memasak Aku lebih jago di banding Istriku. Aku berpikir, tak apalah satu dua bulan Aku mencuci, memasak, dan juga sering belanja ke pasar demi menarik perhatiannya, demi untuk menumbuhkan cintanya, nanti setelah dua bulan, baru biar istriku yang mengerjakannya.
Belum genap dua bulan ternyata istriku Hamil. Sebuah karunia besar yang harus dijaga hingga lahiran tiba. Aku berpikir, istriku kan hamil jadi ndak boleh terlalu capek (more…)



