Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya, Dengan Menge-Blog-kannya Rumah Inspirasi Toha Zakaria

October 19, 2008

Seperti Emas Atau Seperti HP?

Filed under: Inspirasi Pribadi — Tags: — TOHA @ 12:42 pm

Awal Puasa kemarin tanpa sengaja waktu browsing di detik.com saya menemukan artikel tentang produk baru yang berjudul “Ponsel GSM Plus Al-Quran” dengan penasaran saya langsung meluncur ke Link berita tersebut. Produk dengan merek RAZTEL M880 tersebut memang produk keluaran baru. Setelah melihat spesifikasi yang ditampilkan langsung keluar dari mulut saya “Subhanallah” ini dia HP idaman saya. Di situ di paparkan Fasilitasnya yang “wah” menurut saya pribadi, seperti Aplikasi Al-quran 30 Jus yang memungkinkan kita mendengarkan lantunan ayat suci Al-quran dengan Resistensi suara dari syeikh Abdul Rahman Al-Sudais dan Syeikh Saud Ash-Shuraim, disertai juga gambar ayat-ayatnya. Disertai pula tafsir Al Jalalain, Hadis Muslim bahasa Indonesia, doa khatam Al-quran, Video Haji dan Umroh, waktu sholat kota – kota besar di indonesia, dan petunjuk arah kiblat. Diluar fitur islam tersebut, Hp ini mempunyai spesifikasi seperti dual kartu sim satu siaga, layar sentuh 2,6 inch, kamera dan perekam video, memori exsternal 512 Mb, pemutar MP3 dan MP4. Di glodokshop.com HP tersebut dibandrol 1,35 juta.
Sekitar 3 minggu kemudian HP tersebut berhasil dalam genggaman saya. Akhirnya saya memutuskan menggunakan uang THR untuk membeli HP tersebut. Wah akhirnya datang juga…..HP lama merek LG sudah 2 tahun lebih menemani saya berkomunikasi. Warnanya pun sudah lusuh. Dan akhirnya HP yang lama saya jual ke teman saya seharga 200 ribu. Harga awal sewaktu saya beli tahun 2006 adalah 650 Ribu. Wah turun jauh ya. Dari 650 ribu selama 2 tahun nilainya turun jadi 200 ribu. Jauh banget kan. Sudah bukan rahasia lagi kalau harga barang2 elektronik seperti HP misalnya, harganya akan turun ketika barang tersebut sudah di tangan pengguna. Meskipun baru 1 hari tetap barang tersebut masuk kategori barang Second. Berbeda dengan emas dan tanah, dari waktu ke waktu harga 2 barang tersebut cenderung naik. Kalaupun mengalami penurunan hanyalah sebuah trend untuk naik lagi. Artinya dia selalu mampu menjaga nilai dari gerusan inflasi. Dengan sifat yang demikian sering kita membandingkan nilai keuangan kita periode puluhan tahun lalu dengan kondisi sekarang dengan emas sebagai patokan. Misalkan “wah gaji bapak waktu masih muda tahun 70an sekitar 15ribuan sebulan”. Tahukah anda berapa nilai 15ribu di tahun 70an? Apakah sama dengan 15 ribu sekarang? Tentu tidak donk. 15 ribu tahun 70an setara dengan harga emas sekitar 4 gram. Kalo di konversi ke nilai sekarang hampir sekitar 1 juta. Belajar dari emas hendaknya kita selalu mempunyai nilai yang konsisten. Sehingga perubahan zaman seperti apapun tidak menurunkan nilai hidup kita. Krisis global yang melanda negara barat kususnya Amerika, apakah berdampak pada kehidupan anda pribadi?. Saat ini dunia sedang dilanda krisis yang mengkhawatirkan. Banyak perusahaan besar gulung tikar. Nilai saham suatu perusahaan bisa turun drastis dalam hitungan jam. Dan dampaknya tentu juga bagi negara kita indonesia. Jika anda mampu menjaga nilai diri dari waktu ke waktu seperti emas, maka krisis yang sekarang melanda dunia tidak akan berdampak besar bagi anda.
Jadikanlah diri anda seperti emas…, Selalu Terbuka, Selalu Belajar
Salam Berkelimpahan
Toha Zakaria

September 3, 2008

LEBIH DARI SEKEDAR THE SECRET

Filed under: Ebook Gratis — Tags: — TOHA @ 3:19 am

LEBIH DARI SEKEDAR THE SECRET

Try before you die

Sekitar 1,5 tahun yang lalu muncul Film dan buku the Secret. Yang kemudian menjadi best seller. Sabtu kemarin saya ke gramedia, the secret masih masuk dalam “best sellser Top Ten”. Dimana – mana orang membahas the secret. Di tengah kondisi masyarakat yang sedang frustasi dengan berbagai masalah kehidupan yang begitu kompleks, “the secret” hadir menjanjikan suatu paradigma baru tentang dunia pikiran, bahwa apapun keinginan kita bisa terwujud melalui pikiran kita. Saya sendiri nonton film-nya sampe 3 putaran, baca versi bukunya sampe 2 kali. Ada korelasi isi dari “the Secret” dengan pengetahuan mindset yang selama ini saya pelajari. Dan di berbagai millis, media, muncul pro kontra, memperkuat ataupun memojokkan “the Secret”.

Sekitar Tgl 20 Agustus kebetulan (sebenarnya ga ada kebetulan di dunia ini) di internet saya menemukan Sebuah E-book gratis yang sangat luar biasa. Ebook tersebut isinya kumpulan artikel di internet yang membahas The Secret dengan segala Te-tek bengeknya. dan tahukah anda dimana saya menemukan Ebook tersebut? Di tempat kotor. mungkin jika saya sebutkan disini anda tidak akan percaya, bahwa di tempat sampah, kotor, ada sebuah ebook bagus. Mengapa saya mengatakan ebook tersebut luar biasa? Karena isi ebook tersebut membahas Law of Atraction dengan sudut pandang yang luas. Ebook tersebut bukan hanya dari 1 pemikiran orang saja, tetapi kumpulan dari berbagai sumber yang sangat berbobot. Sehingga nilai keilmuan ebook tersebut lebih bisa di pertanggungjawabkan secara naluriah. Seperti Apa isi ebook luar biasa tersebut?

Berikut Daftar isi Ebook tersebut :

Daftar Isi:

BAB I : MERAIH SEMUA IMPIAN KITA

BAB II: KEAJAIBAN OTAK

Otak, komputer luar biasa tanpa manual!
8 Misteri Otak
Pembelajaran mengenai Mimpi
Otak Bisa Melihat Apa Yang Mata Tidak Bisa
Tubuh kita memang menakjubkan!

BAB III: GELOMBANG OTAK

Sejarah Brainwave Entrainment
Cara Kerja Brainwave Entrainment
Membuat Sendiri Brainwave Entrainment
Gelombang Beta
Gelombang Alpha
Gelombang Theta
Gelombang Delta
Meditasi
Astral
Kendali stres dengan gelombang otak
Gelombang Otak Alpha/Theta dapat membuat anda lebih cerdas

BAB IV: KEKUATAN PIKIRAN

Kekutatan Pikiran II
Pikiran, Sumber Kekuatan
Mukjizat yang ada dalam diri Anda
Pentingnya Mind
Pikiran bawah sadar
Universal Mind
Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
Mengubah Nasib Dengan Program Alam Bawah Sadar
Rahasia Kekuatan (Pikiran) Otak
Bagaimana Memanfaatkan Kekuatan Pikiran
Menyembuhkan dengan Kekuatan Pikiran

BAB V: NEURO-LINGUISTIC PROGRAMMING (NLP)

Fokus Pada Penyelesaian Masalah
4 Ultimate NLP Questions
Sleeping Mind: Teknik Mengoptimalkan Pikiran sambil Tidur 66
Responses to “Sleeping Mind: Teknik Mengoptimalkan Pikiran 69sambil Tid
Memprogram pikiran
Memprogram mental
Masuki Kondisi Relaksasi Lebih Cepat
Sugesti
Autosugesti
Beberapa langka agar sugesti lebih efektif
Visualisasi

BAB VI : LAW OF ATTRACTION (LOA)

The Secret (1) Pengungkapan Rahasia
The Secret (2) Penyederhanaan Rahasia
Quantum Physics
The Power Of Ikhlas
Keajaiban Kesadaran Diri
Film: The Secret
Meraih Kekayaan Dengan Kekuatan Pikiran
It works!!
Proyek 1 Milyar
Potensi Kesesatan “The Secret”
Response Potensi Kesesatan “The Secret”

BAB IIX: MEDITASI

Lima Cerita Zen: Self Relation Psychotherapy
Meditas dan kesehatan
Menguak kehidupan lampau
Keajaiban dunia supra

BAB IX: REALITAS

Realitas Dan Pancaindra Anda
Memasuki Realitas Kuantum
The Secret dan “Alam Semesta Sebagai Hologram”
Comments to “The Secret dan “Alam Semesta Sebagai Hologram”” 1
Penelitian Ilmiah Terhadap Sifat Materi yang Sesungguhnya
Anak-anak Indigo dengan Kemampuan Supernormal

Lampiran
Brainwave Frequency Listing

PENUTUP

Bagaimana menurut anda.??. jika anda ingin membacanya silahkan DOWNLOAD DI SINI
Jika Link tesebut tidak bisa untuk download, silahkan hubungi saya di tohazakaria@yahoo.co.id

Pasti bermanfaat. Salam berkelimpahan
Toha Zakaria

August 27, 2008

Jangan – Jangan Kita Dementor ?

Filed under: Inspirasi Pribadi — TOHA @ 8:17 am

Anda tahu tokoh dementor di Harry potter? Bagi anda penggemar harry potter tentu tak asing dengan tokoh ini. Saya sendiri bukan pengemar harry potter. Mulai komiknya belum pernah baca apalagi beli (paling baca waktu buka – buka di gramedia), filmnya sangat jarang nonton kalaupun pernah tidak pernah utuh dari awal sampai akhir. Terus kenapa saya yang bukan pengemar harry potter membahasnya?. karena saya bukan pengemar harry potter tentu saya tidak tahu menahu tokoh dementor di film tersebut, seperti yang saya tanyakan di awal tadi. Tetapi akhirnya saya tahu dari sebuah artikel di sebuah millis. Dementor adalah tokoh di harry potter yang punya kemampuan menyedot semangat dan gairah hidup manusia sampai bisa jadi putus asa. Saya juga baru tahu kalau tokoh dementor di cerita fiksi harry potter adalah sosok yang sangat menyeramkan, berkulit kelabu dengan jari – jari kurus seperti kerangka. Dan ternyata sifat dementor juga ada di dunia nyata. Sebenarnya mungkin anda sudah sering menjumpai orang – orang di sekitar anda yang sifatnya sama dengan dementor. Melemahkan semangat yang tadinya meluap – luap, menyurutkan sikap, dan bahkan memicu kesedihan. Dan susahnya lagi dementor di dunia nyata susah di deteksi. Kalo di cerita fiksi dementor berwajah menyeramkan, kalo dementor di dunia nyata mereka tampil seperti orang biasa. Bisa jadi dementor itu yang duduk disamping anda ketika naik angkot, atau teman kerja anda, atau saudara anda, atau bahkan boss anda. Sama dengan yang ada di cerita fiksi, berdekatan dengan dementor akan membuat energi psikis anda habis, tiba – tiba kita jadi putus asa, seakan anda orang yang paling sial di dunia, seakan tuhan tidak adil kepada anda. Yang selanjutnya dalam jangka panjang anda yang sering terinfeksi dementor akan mempunyai sifat iri dan dengki, susah lihat orang lain senang dan senang melihat orang lain susah.

Seringkali kita menjumpai teman kita, saudara kita, atau bahkan diri kita sendiri adalah dementor. Sering mengeluh, merasa tidak beruntung, yang akhirnya ketika bicara dengan orang lain yang bukan dementor cenderung merugikan lawan bicaranya. Misalkan : kita lagi ngomong ke teman kerja kita tenntag bisnis baru yang akan kita jalankan “man, bulan depan aku mau memulai bisnis jual pulsa” sang dementor menjawab : “bisnis pulsa??? Kalo menurutku bisnis pulsa saat ini ga bakalan untung. Kamu liat aja di sepanjang jalan berderet kios pulsa. Mau untung dari mana? Buntung malahan. Lagian ngapain pake bisnis – bisnis segala, kamukan sudah PNS. Ngapain repot –repot bisnis”. Atau mungkin yang ini “eh tau ga bulan puasa ini aku mau jualan baju batik, dan akan saya datangkan langsung dari pekalongan. Mau lebaran kan peminatnya banyak, ya minimal (minim tapi maksimal) teman sekantorlah, itung – itung cari income tambahan” sang dementor beraksi : ”Kamu yang kaya gini mau jualan baju? Emang kamu ada pengalaman marketing? Ngaca donk. kamu mau nyaingin Ramayana? Yang diskonnya lebih gedhe, modalnya lebih besar, produknya lebih bagus, mimpi kalee. inginnya untung malah buntung, mendingan jangan deh bisnis yang gitu – gituan”. Seketika kita yang tadinya semangat untuk memuali bisnis menjadi down, lemes, seakan bisnis yang belum kita mulai sudah mengalami pailit, dan akhirnya berujung pada diri yang merasa bersalah dan tidak mampu.

Seorang dementor biasanya punya citra diri yang rendah. Citra diri adalah bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Apakah kita memandang diri kita seorang yang berharga, selalu beruntung, selalu penuh kelimpahan? Atau kita memandang diri kita sebagai pribadi yang selalu sial, tidak beruntung, harga diri rendah? Jika sifat terakhir yang cenderung ada pada diri kita maka kita masuk dalam kriteria dementor. dan cenderung kita menjadi pengeluh dengan keadaan kita. Ketika terjadi perbincangan dengan orang lain, pembicaraan cenderung mengarah ke curhat yang berlebihan. Dan dengan citra diri yang rendah akhirnya setiap lawan yang diajak bicara akan di rasuki citra diri dia yang buruk. Dan dalam jangka panjang seseorang yang terinfeksi dementor akan menjadi dementor pula. Atau dengan kata lain pergaulan menentukan karakter. Jika bergaul dengan orang – orang yang banyak mengeluh maka cenderung kita akan jadi pengeluh pula. Maka ketika kita bertemu dengan dementor hendaknya kita menguasai pembicaraan, atau ketika dementor mulai beraksi , hendaknya pembicaraan segera dialihkan ke topik lain. Jadi telitilah dengan diri anda, apakah anda dementor?

Salam Berkelimpahan

Toha Zakaria

July 31, 2008

MEMAKNAI KEINGINAN DAN TUJUAN

Filed under: Inspirasi Pribadi — TOHA @ 7:13 pm

Saudaraku, setiap kita tentu punya keinginan dan tujuan. dan tentunya keinginan kita tidaklah sama dengan keinginan orang lain. Walau bisa jadi punya makna yang sama. Seperti manusia yang diciptakan bermilyar – milyar dalam rupa yang berbeda, tetapi hakekatnya sama dalam tujuan sang pencipta, yaitu mengabdi. Dengan keinginan kita yang bermacam – macam dan setiap saat berubah – ubah, tentunya alangkah baiknya jika kita sebagai bos dari keinginan tersebut mengetahui makna sebenarnya dari setiap keinginan dan tujuan kita. Dengan mengetahui hakekat keinginan dan tujuan kita, akan mempermudah dalam mengontrol setiap keinginan – keinginan kita yang luar biasa banyak, dan kita akan bisa memilah dan memilih mana – mana keinginan yang benar benar personal dan bermakna, sesuai dengan tujuan dan hakekat hidup Karena tidak semua keinginan kita berujung pada kebaikan. Mungkin cerita di bawah ini bisa memberikan pencerahan dan inspirasi terhadap kita dalam menyikapi setiap keinginan dan tujuan dalam kehidupan.

Seorang pengusaha amerika sedang berdiri di dermaga di sebuah desa pantai di meksiko ketika sebuah perahu kecil yang hanya memuat seorang nelayan berlabuh. Dalam perahu terdapat beberapa ikan tuna sirip kuning. Orang amerika itu memuji si nelayan meksiko atas kualitas ikannya dan bertanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangkapnya.

Nelayan meksiko itu menjawab, “hanya sebentar.”

Selanjutnya, orang amerika itu bertanya mengapa dia tidak tinggal di laut lebih lama agar dapat menangkap ikan lebih banyak. Nelayan meksiko itu menjawab yang dibawanya sudah cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya saat ini.

Lalu, orang amerika itu bertanya, “tetapi, apa yang anda lakukan dengan waktu anda selebihnya?”

Nelayan meksiko itu berkata, “saya tidur larut, memancing sebentar, bermain dengan anak – anak saya, tidur siang bersama istri saya, maria, berjalan – jalan ke desa setiap malam untuk menyesap anggur dan bermain gitar bersama kawan – kawan saya, saya mempunyai kehidupan yang lengkap dan sibuk, Senor.”

Orang amerika itu mencemooh, “saya seorang MBA lulusan Harvard dan dapat menolong anda. Anda semestinya menggunakan waktu lebih banyak untuk menangkap ikan. Dengan keuntungan dari situ, anda dapat membeli perahu yang lebih besar. Dari hasil perahu yang lebih besar, anda dapat membeli beberapa perahu lagi. Pada akhirnya anda dapat memiliki armada perahu nelayan. Bukannya mejual tangkapan kepada tengkulak, anda dapat menjual langsung pada pabrik pengolah ikan, dan akhirnya, anda bisa membuka usaha pengalengan sendiri. Anda akan mengontrol produk, pemrosesan, dan distribusi. Nantinya, anda harus meninggalkan desa pantai yang kecil ini dan pindah ke kota meksiko, lalu ke los angeles, dan akhirnya ke new york, dan anda akan menjalankan persahaan anda sendiri yang semakin berkembang.”

Nelayan meksiko itu bertanya, “tetapi senor, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ini?
orang amerika itu menjawab, “lima belas sampai duapuluh lima tahun.”

“tetapi, kemudian setelah itu apa, senor?’

Orang amerika itu tertawa dan berkata bahwa itulah bagian yang paling baik. “jika waktunya sudah tepat, anda akan menjual saham perusahaan kepada masyarakat dan menjadi sangat kaya. Anda akan menghasilkan uang berjuta – juta.”

“Berjuta – juta, Senor? Lalu untuk apa?

Orang amerika itu berkata, “lalu, anda akan pensiun. Pindah ke kota pantai kecil supaya anda bisa tidur larut, memancing sedikit, bermain dengan anak – anak, menikmati tidur siang bersama istri, berjalan – jalan ke desa di malam hari dan menyesap anggur serta bermain gitar bersama kawan – kawan”

Saudaraku, silahkan simpulkan dan ambil pelajaran dari cerita di atas.

Salam Berkelimpahan.

Toha zakaria

July 22, 2008

SEANDAINYA, SEUMPAMANE

Filed under: Inspirasi Pribadi — TOHA @ 8:12 am

Tiba – tiba tanpa alasan yang jelas seseorang memberiku IPOD baru, halall, Aple 80 Giga.

Maka apa yang akan saya lakukan..?

Emm….mmm….mmmm???????

Akan saya pake sendiri : ” wahhhhh… Ipod aple 80 giga??? Bisa nyimpen foto, mutar video, bisa nyimpen sampe 20ribu lagu. Keren banget, memang ini yang kutunggu. Bisa nambah PD (bukan Partai demokrat lho) kalo dibawa mejeng”

Akan saya jual : “dijual ajalah laku 1,5 juta ato 2 juta kan lumayan, bisa untuk berbuat banyak dan bisa banyak berbuat. Lagian ngapain ga dijual, kamukan udah punya yang 1 giga”.

Akan saya pake sendiri : “ngapain dijual, mendingan dipake sendiri aja. Gaya hidup man. Yang 1 giga jual aja ke orang lain”

Akan saya jual : “Mo buat apaan 80 giga? Komputermu aja hardisknya Cuma 40 giga. Mo buat hardisk Exsternal?. 1 giga aja yang kamu punya cukup kok untuk dengerin audio book sampe telinga capek, jadi mendingan di jual”

Ahhhhhh…. Seandainya saja.

Seandainya Laptop atau mungkin yang lebih baik…………….

Seandainya Uang 100 Juta atau mungkin yang lebih baik ………………

Seandainya Rumah Mewah………………..

Apa yang akan saya lakukan ya????

Ahhhhhh…. Seandainya.

Apa yang saya tulis diatas bukan sebuah lamunan atau khayalan saja. Saya terinpirasi dari salah satu Blog NLP (Neuro Linguistic Programming) yang mencoba membangkitkan keyakinan bawah sadar. Dalam ilmu NLP ada istilah Quantum NLP, apabila suatu kejadian atau peristiwa yang terjadi di dunia ini Bersifat “mungkin Terjadi” kepada diri kita, maka kitalah yang seringkali membuatnya menjadi tidak mungkin dengan cara membutakan mata, menulikan telinga, mengabaikan rasa dan menafikkan dalam pikiran kita bahwa hal itu bisa terjadi. Akibatnya? Peluang itu menjadi hilang. Bisa di artikan juga “siapa tahu lho benar – benar terjadi kejadian…..” apa salahnya membuka diri terhadap kemungkinan baik yang terjadi pada diri kita. Jadi tidak ada salahnya membuka kemungkinan pintu keyakinan di bawah sadar Anda bahwa apapun mungkin terjadi…

Salam Berkelimpahan
Toha Zakaria

June 26, 2008

KECERDASAN FINANSIAL

Filed under: Inspirasi Pribadi — TOHA @ 12:45 pm

“Bukan Seberapa Besar Uang Yang Kita Miliki
Bukan Seberapa Besar Gaji Kita
Tetapi Seberapa Pintar Kita Mengelolannya”

Mungkin anda pernah menjumpai di sekitar anda seorang yang berpenghasilan besar, tetapi selalu bekubang dengan kekurangan. Sedangkan orang lain yang berpenghasilan di bawah rata – rata tetapi mampu menjaga keuangan dengan seimbang tanpa berurusan dengan hutang. Seorang manager yang tentunya penghasilannya lebih besar dari seorang yang hanya bagian operator, sering meminjam uang ke sang operator untuk menutupi kekurangan. Atau sebuah keluarga yang suami – istri bekerja tetapi selalu mengalami defisit di akhir bulan. Padahal di keluarga lain yang hanya punya satu mesin uang (suami) tetapi tidak pernah berurusan dengan utang mengutang. Atau seorang yang masih bujang dan sudah bekerja mapan, merokok tidak, melihara anak orang lain (pacaran) juga tidak, tetapi sering mengalami kekurangan di akhir bulan. Sedangkan ada orang lain yang sebaya dengan dia, pekerjaannya sama tetapi sudah berkeluarga dan punya anak yang sudah sekolah, adem ayem tidak pernah berhubungan dengan hutang. Bagaimana fenomena ini terjadi? Apakah memberi uang 500 juta kepada mereka yang punya masalah keuangan akan menyelesaikan masalah?
Anda ingat cerita tahun 90an tentang seorang tukang becak yang mendapat hadiah SDSB 100 Juta?. Seketika itu kehidupan sang tukang becak berubah drastis. Dia tidak lagi mengayuh becak, tetapi telah menjadi juragan becak. Banyak barang – barang baru yang di belinya. Dia menjadi orang kaya mendadak di kampungya. Tetapi apa yang terjadi 5 tahun kemudian? Dia mengayuh becak lagi. Barang – barang yang dia beli telah di jual lagi untuk menutupi hutang yang menumpuk. Ada lagi cerita tentang seorang pengusaha yang usahanya gulung tikar akibat krisis moneter tahun 1999. Akibat krisis multi dimensi (faktor luar) usahanya hancur total. Dan dia hanya meninggalkan utang. Tetapi apa yang terjadi 4 tahun kemudian?. Dia kembali jadi pengusaha sukses. Usahanya bangkit lagi, bahkan omzet usahanya melampaui sebelum saat krisis.
Sang tukang becak hanya mengubah apa yang diluar (fisik) tetapi tidak merubah apa yang di dalam (pikiran). Sehingga seberapapun cepat dan drastisnya perubahan yang ada diluar tanpa diikuti perubahan di dalam, maka perubahan di luar hanyalah sementara, tidak bertahan lama. Selama finansial self konsepnya masih seperti tatkala jadi tukang becak, maka apa yang ada di luar akan menyesuaikan dengan mindset tukang becak. Sedangkan bagi si pengusaha, mengalami kebangkrutan bukan masalah, karena finansial konsepnya sudah finansial konsep kaya. Jadi meskipun faktor luar (krisis) lagi tidak bersahabat tidak jadi masalah besar, karena nantinya perubahan luar tersebut tidak akan bertahan karena akan mengikuti faktor dalam. Jadi selama kecerdasan finansial tidak di rubah, dapat 100 juta pun bukan menyelesaikan masalah, bagi mereka yang sering bergelut dengan masalah keuangan (pengutang). Karena toh beberapa waktu kemudian akan kembali ke habitat semula yaitu habitat pengutang.
Bicara faktor luar dan faktor dalam, saya jadi teringat dengan motivator Tung desem waringin. Beliau mengatakan bahwa dunia berubah dengan cepat. Cara cari uang pun banyak berubah. Bila kita (faktor dalam) tidak pintar – pintar menyesuaikan maka yang terjadi adalah kita akan terlindas oleh kondisi yang ada. Dan pada akhirnya kita menyalahkan faktor luar yang berubah. Padahal kalau kita selalu berusaha berpikir cerdas, maka faktor luar yang cepat berubah tersebut tidak akan menimbulkan masalah bagi kita.
Lalu seperti apakah orang yang mempunyai kecerdasan finansial yang baik?
Sebagai contoh :
Si A berpenghasilan dan pengeluaran 50 juta pertahun memiliki kecerdasan finansial yang lebih rendah dibandingkan si B yang punya penghasilan 30 juta pertahun dengan pengeluaran 25 juta dan masih mampu menginvestasikan sisanya 5 Juta. Dilihat dari ilmu dasar Kehidupan, sebenarnya si A sudah mampu mengelola keuangan dengan baik. Karena si A mampu menjaga agar pengeluaran minimal sama dengan penghasilan. Dalam hal ini A sudah berada dalam keseimbangan dasar dan tidak masuk dalam zona utang. Akan tetapi jika kita melihat dari ilmu kaya, maka si A belum memiliki kecerdasan finansial yang baik. Karena apa yang di dapat dalam 1 bulan hanya untuk 1 bulan juga. Si A mengabaikan faktor tak terduga. Artinya dia mengabaikan potensi kehidupannya di masa depan. Apakah berpotensi sulit? Atau berpotensi mudah kehidupannya kelak? yang belum dia ketahui dengan pasti.
Jadi intinya adalah bagaimana kita mengatur antara penghasilan dan pengeluaran. Agar pengeluaran tidak lebih dari penghasilan. Atau minimal (minim tapi maksimal) sama. Karena kalau tidak direncanakan dengan baik, seberapapun gaji kita maka pengeluaran akan berbanding lurus. Gaji 2 juta habis, gaji 10 juta perbulan pun kurang. Dan di butuhkan pengetahuan yang baik untuk dapat mengelola keuangan dengan baik. Untuk meningkatakan kecerdasan finansial kita bisa melalui seminar, internet, buku, dan lain – lain.
Jadi seberapapun gaji anda sekarang, kelolalah dengan benar. Tidak usah menunggu anda bergaji 15 juta sebulan, 20 juta sebulan, atau 50 juta sebulan.

salam
Toha. Zakaria

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress