Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya, Dengan Menge-Blog-kannya Rumah Inspirasi Toha Zakaria

October 15, 2016

Antara Melati dan Tulip, Anakku dan Mertuaku

Filed under: Curhat,Inspirasi Pribadi — Tags: , — TOHA @ 10:23 am

Awal Oktober di musim penghujan yang tak kunjung berganti. Jam dinding salah satu sudut rumah sakit terus berdetak meninggalkan pukul 1 dini hari. Aku masih terjaga dengan sisa – sisa tenaga. Ruang Melati kamar 02, diantara dua pasien lainnya, seorang bayi yang belum genap 6 bulan, dan seorang anak kecil sekitar kelas 3 SD. Faiza Aghni terbaring lemah dengan tidur yang terlihat nyenyak paksaan. Ibunya setengah melingkar tidur di sebelahnya. Ketegangan tadi malam masih terngiang – ngiang. Ketegangan untuk pertama kalinya memasuki UGD. Ketegangan yang bermula dari kejang-kejang demam di penginapan.

Faiza Aghni

Perhatianku terpecah memikirkan ibu mertua yang berada di penginapan tepat di sebelah Masjid samping Rumah Sakit. Semoga tidurnya nyenyak, istirahatnya maksimal. Setelah seharian menguras tenaga dan pikiran mengurus 3 pemeriksaan laboratorium terkait sakit yang pernah dideritanya. (more…)

April 26, 2016

Menikmati Perjalanan, Menikmati Hidup

Filed under: Curhat,Inspirasi Pribadi — Tags: , — TOHA @ 1:11 pm

Sudah hampir tiga minggu anak saya Faiza tidak sowan ke rumah simbahnya di Gayuhan, karena ada beberapa kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Biasanya seminggu sekali saya bersama anak-istri dolan ke Gayuhan dan menginap semalam atau dua malam. Desa Gayuhan adalah tempat tinggal mertua saya, sedangkan saya bersama istri tinggal di Nanggungan bersama orang tua saya.

Keluargaku Toha zakaria

Sore ini kami bertiga (anak-istri) memutuskan untuk pergi ke Gayuhan setelah hampir 3 minggu absen. Ada tiga fase yang harus kami lalui sore ini untuk sampai ke Gayuhan. Yang pertama, dengan sepeda onthel saya membonceng istri (faiza digendong) dari rumah ke Jalan raya besar (sekitar 300 m) yang biasa dilewati mobil angkot/Bis arah Arjosari.

Fase kedua, istri dan anak saya melanjutkan perjalanan dengan naik angkot/bis menuju Pasar Arjosari (9 Km), dan saya membuntuti dari belakang dengan naik sepeda. Sudah jelas (more…)

April 18, 2016

Buku Rantau 1 Muara, Rantau Pacitan – Bekasi

Rantau 1 Muara, Buku yang kubeli bulan desember tahun lalu di toko buku Gramedia Matraman Jakarta seharga Rp 75.000. Buku yang ditulis oleh Ahmad Fuadi ini adalah buku ke-3 dari trilogi novel Best Seller ‘Negeri 5 Menara’. Dua buku pendahulunya berjudul Negeri 5 Menara & Ranah 3 Warna telah mengaduk – aduk perasaan dan sudut pandangku tentang hidup.
Buku Rantau 1 muara

Trilogi Negeri 5 Menara adalah Novel yang ditulis berdasarkan inspirasi kisah hidup penulisnya. Buku pertama, Negeri 5 Menara mengisahkan sosok Alif Fikri yang menjalani kehidupan sebagai santri di Pondok Madani Ponororgo (Gontor) bersama 5 teman santri yang berasal dari 5 daerah yang berbeda (Raja-Said-Dulmajid-Atang-Baso). Buku kedua, Ranah 3 Warna menceritakan kelanjutan perjalanan hidup Alif Fikri setelah tamat dari pondok Madani, yaitu melanjutkan kehidupan di (more…)

July 22, 2015

Catatan Hati Seorang Suami

Filed under: Curhat,Inspirasi Pribadi — Tags: , — TOHA @ 8:44 pm

ihs-2012Di awal menikah, Aku yang belum begitu mengenal sosok istri, karena sebelumnya memang tidak saling mengenal, mencoba berusaha menarik perhatiannya dan juga sebagai upaya untuk menumbuhkan cinta. Upaya yang kulakukan seperti mengambil alih tugas mencuci pakaian. Dan ternyata hasil cucianku tak kalah bersih dengan istriku. Juga membantu memasak, tepatnya menggantikannya memasak. Karena memang untuk urusan memasak Aku lebih jago di banding Istriku. Aku berpikir, tak apalah satu dua bulan Aku mencuci, memasak, dan juga sering belanja ke pasar demi menarik perhatiannya, demi untuk menumbuhkan cintanya, nanti setelah dua bulan, baru biar istriku yang mengerjakannya.

Belum genap dua bulan ternyata istriku Hamil. Sebuah karunia besar yang harus dijaga hingga lahiran tiba. Aku berpikir, istriku kan hamil jadi ndak boleh terlalu capek (more…)

July 4, 2015

Ketika Tidak Punya Apa – Apa

Filed under: Curhat,Inspirasi Pribadi — Tags: — TOHA @ 8:39 am

“Tidak akan pernah tidak punya apa – apa tanpa pernah punya apa – apa”

Sepedaku parkir di MM Bekasi

Sepedaku parkir di MM Bekasi

Ketika tidak punya apa – apa.
Ketika pulsa tinggal 165 rupiah, pulsa istri pun tak ada 100 rupiah, Kuota internet 0 Mb, uang tinggal enam ribu rupiah. Serasa tidak punya apa – apa. Dan aku tersadar bahwa saat tidak punya apa – apalah harus belajar tetap tenang. Seperti disaat masih SD, “Harap TENANG ada UJIAN”. Ketika tidak punya apa – apa dianggap sebagai (soal) ujian hidup, maka KETENANGAN adalah pengiring terbaik dalam ikhtiar menemukan jawaban (solusi).

Ketika tidak punya apa – apa.
Ketika saat sahur tiba dan tidak ada lagi yang bisa untuk dimasak. Oh iya, masih ada mangga yang sudah masak dan tak perlu dimasak, untuk disajikan sebagai menu sahur. Kadang lewat keterbatasanlah otot syukur benar – benar bangkit. Saat (more…)

April 3, 2015

SIAGA!, Menunggu Kelahiran Buah Hati

Filed under: Curhat — Tags: , — TOHA @ 10:44 am

toha-zakaria1
Awal April ini adalah waktu yang menegangkan sekaligus mendebarkan bagi saya. Ketika sebagian teman – teman dakwah saat ini lagi menghadapi ketegangan sebagai panitia dan peserta Mukhoyam di pantai Srau, saya juga tengah menghadapi ketegangan mempersiapkan dan menunggu kelahiran buah hati pertama. Saya harus SIAGA, Siap – Antar – Jaga. Minggu – minggu ini adalah saat penantian kelahiran buah hati pertama. Tentu bukan saya yang melahirkan, istri sayalah yang akan melahirkan. Butuh persiapan fisik dan psikis yang luar biasa untuk seorang ibu yang akan melahirkan. Saya sebagai suami tak henti memberikan dukungan, semangat, pengetahuan, dan terapi untuk ketenangan istri dalam menghadapi persalinan pertamanya. Alhamdulillah istri saya begitu tenang dan menikmati proses kehamilan hingga mendekati waktu persalinan kali ini.

Sungguh tak menyangka dengan (more…)

« Newer PostsOlder Posts »

Powered by WordPress